must to remember:

Sejarah hanya mampu mencatat orang-orang yang menyisakan jejak dalam hidupnya. Bergeraklah...

Rabu, 21 Desember 2011

Belajar di Universitas Kehidupan



Diracik oleh: Saputri Mulyanna

***
Tidak ada harga atas waktu. Tapi ketahuilah, ia begitu berharga. Memilikinya tidak menjadikan kita kaya. Tapi menggunakannya dengan baik, adalah sumber dari semua kekayaan.
***

18-11-2011, 11:27 @ Unit Luka Bakar RSWS Makassar



Kusempatkan menuangkan cerita yang baru saja terjadi, di tengah kesibukan yang masih terus mengalir. Ya, saat ini, saya sedang memanfaatkan waktu luang untuk mengerjakan bahan ujian Refleksi Kasus, yang akan diujiankan ntar sore.
***

Rabu, 25 Mei 2011

Akan Indah Pada Waktunya



Oleh: A.Saputri Mulyanna

Seperti biasa, hari ini terlalui dengan sederet aktivitas. Dan lagi-lagi, alur hidup hari ini semakin memperkuat argumen yang selalu dilisankan oleh teman-teman dekat. Janji untuk bertemu dengannya sore tadi tentang sebuah urusan, lagi-lagi terpaksa tertunda dengan alasan yang sangat klasik di telinganya: SIBUK. Dan akhirnya kembali bermuara pada satu kata pamungkas yang mau tidak mau harus terlisankan: MAAF. Entahlah, ini adalah takdir yang terencana atau rencana yang tertakdirkan. Dia lebih tahu pastinya.

Jangan Sampai di-Kali Nol



Oleh: A. Saputri Mulyanna

“Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kalian agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar diantara kalian.”
(Q.S. Muhammad:31)
***
Dalam sebuah ruang kehidupan, terlakoni alur hidup manusia pada suatu pergantian waktu; sore menjelang malam (magrib). Menceritakan tentang seorang lelaki yang baru saja mengakhiri aktivitasnya. Seperti biasa, sebagai seorang aktivis, ia seolah tak lepas dari yang namanya aktivitas. Mungkin ia justru akan sakit ketika ia tak beraktivitas. Atau sebaliknya, ia berhenti dari aktivitasnya ketika ia jatuh sakit. Waktu itu, ia baru saja melakukan rapat pengurus di tempat mangkalnya; sebuah sekretariat dari organisasi yang digelutinya. Tempat ia selalu berlabuh bersama rekan seperjuangannya. Mendiskusikan permasalahan organisasi, menyusun strategi organisasi, bahkan hanya sebagai tempat berbagi cerita dan menularkan semangat hidup dengan rekan-rekannya yang lain.

Jumat, 20 Mei 2011

Pidato Anak Usia 12 Tahun Bikin forum PBB Terdiam

Izin share dari forum sebelah..maaf klo udah banyak yang tau..

Kids Conservasionist

*Pidato Anak Usia 12 Tahun Bikin forum PBB Terdiam *

Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki

seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental

Children's Organization ( ECO ).


ECO sendiri adalah Sebuah kelompok kecil anak" yg mendedikasikan diri

Untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah" lingkungan.


Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB,

dimana pada saat itu Seveern yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah

pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa

pemimpin dunia terkemuka.


Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa

membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang

sidang penuh dengan orang" terkemuka yg berdiri dan memberikan Tepuk

Tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.


Inilah Isi pidato tersebut: (sumber The Collage Foundation) *


Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental

Children Organization


Kami Adalah Kelompok dari kanada yg terdiri dari anak" berusia 12 dan 13

tahun. Yang mencoba membuat Perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister,

Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang

kesini sejauh 6000 mil. Untuk memberitahukan pada anda sekalian orang

dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, Hari ini Disini juga. Saya

tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi

diri saya saja.


Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum

atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi

semua generasi yg akan datang.


Saya berada disini mewakili anak" yg kelaparan di seluruh dunia yang

tangisannya tidak lagi terdengar.


Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang" yang sekarat yang

tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitat

nya. kami tidak boleh tidak di dengar.


Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubang

nya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak

tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.


Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa

tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan"nya penuh dengan kanker. Dan

sekarang kami mendengar bahwa binatang" dan tumbuhan satu persatu

mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya.


Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar

binatang" liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung

dan kupu". tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal" tersebut bahkan

masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.


Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah" kecil ini ketika

anda sekalian masih berusia sama seperti saya sekarang?


Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap

bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahan

nya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua

pemecahan nya tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda

sekalian juga sama seperti saya!


Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon

kita.

Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai

asalnya.

Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang

telah punah.


Dan anda tidak dapat mengembalikan Hutan-Hutan seperti sediakala di

tempatnya yang sekarang hanya berupa padang pasir...

Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya.

TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!


Disini anda adalah deligasi negara-negara anda. Pengusaha, Anggota

perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenernya anda adalah ayah

dan ibu, saudara laki" dan saudara perempuan, paman dan bibi - dan anda

semua adalah anak dari seseorang.


Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua

adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari

5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air

dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan tidak akan

mengubah hal tersebut.


Saya Hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua

menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk

tujuan yang sama.


Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak

ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.


Di Negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan, kami membeli

sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang. walaupun

begitu tetap saja negara" di utara tidak akan berbagi dengan mereka yang

memerlukan.

Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk

kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.


Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan

dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer

dan perlengkapan televisi.


Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami

menghabiskan waktu dengan anak" yang hidup di jalanan. Dan salah satu

anak tersebut memberitahukan kepada kami: " Aku berharap aku kaya , dan

jika Aku kaya, Aku akan memberikan anak" jalanan makanan, pakaian dan

obat-obatan, tempat tinggal . dan Cinta dan Kasih sayang " ..


Jika seorang anak yang berada dijalanan yang tidak memiliki apapun,

bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih

begitu serakah?


Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak" tersebut berusia sama

dengan saya , bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang

begitu besar. bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak" yang

hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di

Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India ..


Saya hanyalah Seorang anak kecil namun saya tahu bahwa jika semua Uang

yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat

kemisikinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa

indah jadinya dunia ini.


Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak anda mengajarkan kami untuk

berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan

orang lain.

Mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan.

Tidak menyakiti makhluk hidup lain, Berbagi dan tidak tamak..


Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarkan pada kami

supaya tidak boleh dilakukan tersebut?


Jangan lupakan mengapa anda menghadiri Konfrensi ini. mengapa anda

melakukan hal ini - kami adalah anak" anda semua , Anda sekalianlah yang

memutuskan dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharus

nya dapat memberikan kenyamanan pada anak" mereka dengan mengatakan "

Semuanya akan baik-baik saja ". 'kami melakukan yang terbaik yang dapat

kami lakukan' dan ' ini bukanlah akhir dari segalanya'


Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada

kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua?

Ayah saya selalu berkata ' kamu akan selalu dikenang karena perbuatan mu

bukan oleh kata" mu '


Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari.

kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami.


Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata" tersebut.


Sekian dan terima kasih atas perhatian nya. *


Servern Cullis-Suzuki telah membungkam 1 ruang sidang Konfrensi PBB,

membungkam seluruh Orang" penting dari seluruh dunia hanya dengan

pidatonya, setelah pidato nya selesai serempak seluruh Orang yang hadir

diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah

kepada anak berusia 12 tahun.


dan setelah itu ketua PBB mengatakan dalam pidato nya..


" Hari ini Saya merasa sangatlah Malu terhadap Diri saya sendiri karena

saya baru saja disadarkan betapa pentingnya lingkungan dan isinya

disekitar kita oleh Anak yang hanya berusia 12 tahun yang maju berdiri

di mimbar ini tanpa selembar pun Naskah untuk berpidato, sedang kan saya

maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh assisten saya

kemarin? Saya ... tidak kita semua dikalahkan oleh anak yang berusia 12

tahun "


Cerita ini benar" terjadi dan pidato severn Cullis-Suzuki itu benar"

pidato yang dikatakan nya dalam pidato tersebut tanpa dilebih" kan .


Apa yang anda dapat dari cerita tersebut?


* *Tolong sebarkan e-mail ini ke semua orang yang anda kenal, bukan

untuk mendapatkan nasib baik atau kesialan kalau tidak mengirimkan, tapi

mari kita bersama-sama membuka mata semua orang di dunia bahwa bumi

sekarang sedang dalam keadaan sekarat dan kita-lah manusia yang

membuatnya seperti ini yang harus bertindak untuk mencegah kehancuran

dunia. *


Kesadaran adalah matahari, Kesabaran adalah bumi

Keberanian menjadi cakrawala dan Perjuangan Adalah pelaksanaan kata kata

Kamis, 14 April 2011

Universitas Hasanuddin vs Universitas Kehidupan


Oleh: A. Saputri Mulyanna

Tahun 2007! Kembali memberiku ruang untuk berpisah dari dekapan orang tua. Menjauh dari kehangatan keluarga. Kali ini adalah cerita perpisahan kedua dalam siklus kehidupanku. Cerita perpisahan pertama terlakoni pada tahun 2001. Sekitar 6 tahun yang lalu. Saat itu, aku baru saja lulus dari bangku Sekolah Dasar (SD). Dan memilih untuk melanjutkan study di Pondok Pesantren, tepatnya di Ibu Kota Provinsi. Jauh dari kampung halaman. Dalam usia yang masih sangat lugu dan butuh orang-orang terdekat, aku harus meninggalkan zona nyaman itu. Terpaksa,,, tidak juga. Ini memang pilihanku, sekitar 6 bulan sebelum keberangkatanku meninggalkan tempat kelahiranku. Tapi tetap tak dapat dinafikan, ada sesak yang terus menyerbu rongga dada dalam detik-detik memasuki pondok pesantren, pasca menikmati liburan sekolah bersama keluarga. Meski berulang kali Ayah dan ibu terus menyelimuti kekuatan. Namun, justru air mata tak terbendung yang terus menyertai. Ah, selama 3 tahun itu, mengajarkan banyak hal tentang cerita kemandirian hidup dan ketegaran. Dan kini, setelah 3 tahun meninggalkan ruang itu, aku harus kembali menjamahnya. Jika ingin melanjutkan kembali study di bangku kuliah. Persiapan diri  pada hari ini tentu sudah berbeda jika dibandingkan dengan 6 tahun yang lalu. Paling tidak, bekal hari ini sudah lebih banyakan, termasuk bekal dari penggal pengalaman yang telah terlakoni selama 3 tahun kemarin. Bertambahnya usiaku kini, paling tidak membuktikan bahwa bertambah pula asam-manisnya hidup yang telah kucerna.

Senin, 28 Maret 2011

Selamat Datang di Universitas Kehidupan

Oleh: A. Saputri Mulyanna

“Tidak ada yang lebih aku sesali daripada penyesalanku terhadap hari dimana ketika matahari tenggelam, sementara umurku berkurang tapi amalku tidak bertambah.”
(Ibnu Mas’ud)


Pentas Skenario Kehidupan
Mengawali tahun baru, arus kehidupan semakin mempertegas tentang kepatuhannya dalam melakoni titah Penciptanya. Ia selalu saja menunjukkan kepada segenap penjuru bumi, betapa eksisnya roda waktu menjalankan tugasnya. Tak pernah bergeser sedikit pun. Tak pernah berhenti walau sedetik. Waktu yang terus berputar itu, pun akhirnya menggiring manusia menuju usia yang semakin bertambah. Satu bulan, 1 tahun, 17 tahun, 59 tahun, 63 tahun, dan mungkin hanya sampai disitu. Pertambahan usia itu tentu diiringi dengan hikmah hidup yang terus menjelma dibalik arus hidup yang dimainkannya dari waktu ke waktu. Selalu ada. Dan, waktu pula yang akhirnya menghempaskannya dari dunia ini. Demikianlah singkat cerita tentang perjalanan hidup manusia. Terlakoni secara sempurna. Penggal pengalaman hidup yang terus berpacu bersama waktu, hingga harus bermuara pada satu premis: datang, dan kembali pergi. 

Minggu, 16 Januari 2011

Reformulasi Habbit

Oleh: A. Saputri Mulyanna

Hari itu masih sangat pagi. Mentari pun belum menyapa sempurna. Kicauan burung masih samar terdengar. Angin subuh sesekali menampar. Jalan yang berkelok ke kiri, naik, ke kanan, turun, dan begitu seterusnya... Ya, perjalanan Sinjai-Makassar memang selalu berkesan. Tak pernah bosan. Beda waktu, beda pula kisah yang dicerita. Panorama alam yang diperlihatkannya cukup mampu menyisakan decak kagum. Jejeran pohon yang tertancap di sepanjang jalan seolah ikut menemani perjalanan siapa saja yang melintasinya. Gunung hijau yang mengelilingi seolah ikut menyambut Sang Musafir dengan penuh kehangatan dan seketika melepasnya dengan penuh kerinduan. Sawah yang membentang pun tak mau ketinggalan untuk menitip kesan pada Sang Pengelana. Atmosfer pedesaan sangat terasa. Subhanallah. Betapa sempurna hasil cipta-Nya.

Sabtu, 15 Januari 2011

Kisah Klasik tapi Asik

21 November 2010.
Kunobatkan hari ini sebagai Hari yang sangat sibuk.
(sejak semalam hingga subuh ini;menyiapkan bahan presentasi u/ kompetisi PKM-GT Unhas u/ ntar pagi.
menyiapkan diri u/ ujian ntar siang)
                                        ***

Kamis, 13 Januari 2011

Ceritaku Kini

Ya !
Ku tahu.
Ia berjalan dalam kelemahan.
Menyusuri lorong kehidupan penuh paksa.
Terkungkung dalam sakit yang telah lama ada.
Duka yang ia rasa, bersembunyi dalam canda.
Pun dalam senyum yang ia berikan.
Juga dibalik kemanjaan yang terkadang ia perlihatkan.

Rabu, 12 Januari 2011

Rasa Ini

Hempasan hujan yang terus membasahi bumi Membentuk kerinduan dalam sanubari Memaksa nurani untuk beranjak dari sini Menuju tempat yang tak terlupakan Menyisakan luka yang kini tak jua melepuh Dan kuingin menghempaskannya bersama guyuran hujan Kuingin meleburkannya bersama semilir angin kencang dLuar sana.
Kuingin beranjak bukan untuk berlepas Hanya mengumpulkn kembali puing kekuatan yg kini tlah berserak dlm kepasrahan yg smakin menjelma Menemukenali diri yg tlah trgerus dinamika kehidupn.
Demi menantang peristiwa2 klasik yg terus terulang Biar tak muak dgn semuanya Dan smkin kokoh berpijak disini Menantang hidup yg terkadang aneh dan tdk masuk akal.

Selasa, 11 Januari 2011

Pornografi Merusak Fungsi Otak dan Seksual. Inilah Cara Mencegahnya

JAKARTA (voa-islam.com) – Pornografi  berbahaya karena merusak fungsi dan struktur otak dan menghambat hubungan seksual suami-istri. Orang yang sudah teradiksi pornografi akan mengalami kegagalan dalam beradaptasi sosial.
Hal itu dikatakan Kepala Pusat Intelegensia Kesehatan Depkes RI dr. Jofizal Jannis, Sp.S(K) dalam Workshop “Know Your Brain: Kerusakan Otak Akibat Pornografi” di Hotel Gren Alia Cikini, Jakarta (23/12/2010).
Stop Pornografi Sekarang Juga

Riak sendu Ramadhan*)

Sikap terpasung bersama waktu,  nyaris tak terpisahkan!
Detik berganti
:siang menjelma
Tingkah pun mengikut
Riak sendu menatap mentari
Berselimutkan noda tak jua usai
Perkosaan akan sebuah kehidupan
                :tiada pernah bosan!
Mencampakkan hati yang terlanjur sakit,
menampar jiwa,
:menggerus kasih!

Senin, 10 Januari 2011




telah terbit :
Majalah Cendekia Pemimpin : Al-Fatih. sumber inspirasi intelektual muda.Majalah PW PII Sul-Sel...
Bagi sahabat-sahabat se-Nusantara yang ingin memilikinya, segera menghubungi:085 255 384 212 atau 085 230 688 944